Kamis, 15 November 2018

Keunikan Tari Nusantara

Keunikan Tari Nusantara
Tari Tarian Indonesia
Seni - Unsur Keindahan | Indonesia adalah negara yang memiliki Kumpulan Rental Sewa Mobil dari beragam suku dan budaya. Hal ini menyebabkan negara ini memliki keanekaragaman karya seni sesuai dengan identitas masing-masing suku.  Di setiap daerah atau suku memiliki ciri khasnya masing masing yang menjadikan pencitraan daerahnya, berikut ini adalah beberapa keunikan beragam tari-tarian di Nusantara versi kawula seni :



Tari Daerah Purworejo
  • 1.      Tampilan berbentuk kesenian kerakyatan (Dolalak, Jaran Kepang/embleg, cing poling, madya pitutur, gejog lesung, kubro siswo, dkk)
  • 2.      Busananya identik dengan gaya Bagelenan dan akulturasi busana barat (Belanda)
  • 3.      Memiliki bentuk gerak yang khas mulai dari sikap tangan, kaki, dan gerak bahu

Jawa
  • 1.      Biasanya menggunakan gerakan leher dan kepala membentuk angka delapan
  • 2.      Sifat  tarinya lemah lembut dan mengalir (banyu mili)
  • 3.      Adanya perbedaan karakter yang jelas pada tampilan tari (gagah, alus, putri, buto)
  • 4.      Setiap gerakan memiliki makna yang baku
  • 5.      Memiliki tata rias dan busana dengan motif dan warna simbolik
  • 6.      Arah pandangan saat menari tidak melebihi 3 kali tinggi badannya senediri, kalau gagah minimat 5 kali tinggi badan.
Motif parang rusak untuk Raja, Prajurit atau satria, atau Raja Buto (bersifat gagah)
Motif untuk punokawan atau pembantu atau rakyat biasa menggunakan motif kawung, slobok, atau poleng

Bali
  • 1.      Iringan musik bernada tinggi dan bertempo cepat
  • 2.      Banyak variasi gerakan mata. (sledetan)
  • 3.      Memiliki gerak tubuh yang khusus.
  • 4.      Gerakan tegas dan jelas
  • 5.      Busana meriah di bagian atas

Sumatera
  • 1.      Kaki disilangkan lebih dahulu kemudian berjalan seperti meniti bambu, atau kayu
  • 2.      Busana cenderung sederhana menutup aurat
  • 3.      Gerak lembut dan halus tetapi lincah
  • 4.      Iringan cenderung ritmis dan sederhana

Sulawesi
1.      Berbusana kain panjang dan baju kurung
2.      Gerak tarinya kontras antara lambat dan tegas
3.      Iringan ritmis dan sederhana
4.      Gerak kepala dan leher sangat sedikit bahkan tidak ada teknik kusus.

Kalimantan
1.      Busana dengan tenunan khas, membawa senjata, dan hiasan bulu di kepala
2.      Gerak lambat, sederhana, cenderung magis.
3.      Gerakan lincah dan tegas





0 komentar:

Posting Komentar